Mahasiswi Teknik Kimia UR, Lisa Arianti, Kesentrum Kabel Listrik Bertegangan Tinggi, Begini Kondisinya

0

PEKANBARU, BULETINAKTUAL.COM – Mahasiswi Teknik Kimia Universitas Riau (UR) angkatan 2016, Lisa Arianti, yang kesentrum kabel listrik bertegangangan tinggi, jum’at (18/05/2018), kondisinya sudah mulai membaik dan simpati dari para dermawan banyak berdatangan untuk membantu dalam mengupayakan kesembuhannya.

Ketua Ikatan Mahasiswa Kenegerian Kopah, Arbi Julta, yang merupakan sahabat Lisa, mengungkapkan kronologis kejadiannya. Saat itu, Lisa berada di rumah kakaknya di Perawang, yang merupakan sebuah ruko, ia berniat untuk sholat dhuha. Dan dia pergi ke lantai 3 untuk mengambil sesuatu (mungkin jilbab). Setelah sampai di lantai 3, dia mendengar teriakan keponakannya dari lantai 2.

“Saat mendengar teriakan keponakan nya ini, Lisa bergegas ke pinggir gedung lantai 3 untuk melihat ke arah bawah (lantai 2). Nah, di saat kita berada di suatu ketinggian dan hendak melihat ke bawah pasti sulit untuk mencondongkan badan ke bawah, jika tidak ada pegangan kita. Oleh karena itu, Si lisa yg berada di pinggir gedung melihat ke arah bawah. Dan sebagai pegangan untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh, dia memegang kabel listrik yang melintang di depannya. Dan si Lisa tidak sadar itu adalah kabel listrik. Maka terjadilah insiden tersebut. Dan tubuh si Lisa terpental setelah memegang kabel listrik,” ungkap Arbi saat dihubungi buletinaktual.com.

Arbi melanjutkan, pada kondisi ini hampir saja Lisa terjatuh dari lantai 3 ke bawah. Namun, karena terpental dan untung saja ada besi yang letaknya sejajar dengan tinggi gedung sehingga baju Lisa tersangkut di ujung besi. Posisi besi angker di  samping gedung lantai 3.

“Teman-teman pasti tau kan jika suatu gedung yang dibangun ada besi angker yang berlebih di sisi pinggir gedung. Nah, besi itulah yang menyelamatkannya. Dan Lisa tertahan sehingga tidak terjatuh dari atas gedung,” ujar Arbi menambahkan.

Saat ini, lanjut Arbi, kondisi Lisa sudah mulai membaik dari hari sebelumnya. Dan hari ini sekitar jam 9 pagi tadi dilakukan operasi untuk kedua tangannya yang kesentrum. Lisa di rawat di Rumah Sakit Arifin Ahmad, yang sebelumnya di Eka Hospital.

“Alhamduliah, saat ini keadaannya membaik dari kemaren. Lisa dirawat diRS Arifin Ahmad ruang angelir lantai 1, kamar luka bakar pria, di depan ruang resepsionis,” ujar Arbi.

Dan untuk diketahui, Lisa ini baru saja kehilangan kedua orang tuanya. Ayahnya meninggal pada bulan Januari 2018 dan ibunya meninggal pada bulan April 2018.

Di website Kitabisa.com, saat ini sudah terkumpul bantuan dana untuk Lisa sebesar Rp.10.926.688, dari 71 donator yang peduli dalam kesembuhan Lisa.  (zhr)

Share.

About Author

Leave A Reply