Kadishub Provinsi Riau Terima Aspirasi HPMR

0

PEKANBARU,BULETINAKTUAL.COM–  Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau, M. Taufik Oesman Hamid, menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) dengan Mahasiswa Rupat yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Rupat. Hal ini menandakan bahwa Kadishub menyetujui untuk menyelesaikan semua tuntutan massa aksi mahasiswa Rupat pada pagi ini di depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau. Jum’at(9/03/2018).

Adapun tuntutan-tuntutan mahasiswa Rupat pada aksi kali ini, yaitu:

  1. Menuntut Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau untuk mengusut dugaan tindakan koruptif dan kolusi yang dilakukan oleh oknum Dishub Provinsi Riau dan ASDP terkait pengakuan pihak ASDP yang selalu merugi padahal muatan kapal selalu penuh dan hal ini dibenarkan oleh pihak Dishub Provinsi Riau.
  2. Meminta dengan tegas Dishub Provinsi Riau mengganti armada kapal ASDP saat ini yang beroperasi di Pelabuhan Roro-Dumai Rupat dengan armada kapal yang baru. Karena kapal ASDP saat ini (KAKAP) sudah tidak layak beroperasi.
  3. Perbaikan dan kebersihan fasilitas umum yang sudah tidak layak pakai dan kotor (di pelabuhan maupun di dalam kapal).
  4. Adanya praktek pungli yang dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan.
  5. Penertiban dan teguran kepada Petugas Dinas Perhubungan yang pada saat jam dinas tidak memakai kelengkapan dinas dan tidak ada tanda pengenal.
  6. Penerapan Visi dan Misi Dinas Perhubungan Provinsi Riau oleh Pegawai Dishub Dumai-Rupat “Meningkatkan Penyelenggaraan Pelayanan, Jasa Transportasi, Pos dan Telekomunikasi Yang Aman, Tertib, Nyaman, Lancar, dan Terjangkau Serta Tepat Waktu”. Bukan hanya sekedar slogan untuk menutupi bobroknya sistem pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Riau.

Dihadapan massa aksi, Taufik Oesman Hamid, mengatakan bahwa perihal untuk penyediaan kapal baru sesuai tuntutan massa aksi, akan dikoordinasikan terlebih dahulu ke Pemerintah Pusat.

“Untuk di Provinsi Riau, koordinasinya susah karena biaya kapal mahal. Oleh karena itu, kita akan koordinasi ke Pemerintah Pusat terlebih dahulu”. Ujarnya.

“Kita akan segera berkomunikasi dengan ASDP untuk mengatasi masalah ini. Yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemko) Dumai akan kami koordinasikan. Dan yang merupakan tanggung jawab kami, akan segera kami kerjakan”. lanjutnya.

Mengenai petugas ASDP yang tidak menjaga kebersihan kapal dan tidak memakai pakaian dinas saat bertugas, “Petugas itu akan kami bina, karena itu tenaga lokal”. Ucap Taufik.

“Jika tidak bisa dibina, dibinasakan aja Pak”. sahut salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Muslim Hadi.(ZHR)

 

Share.

About Author

Leave A Reply