HPMR Akan Gelar Aksi di Depan Kantor Dishub Provinsi Riau Besok

0

PEKANBARU,BULETINAKTUAL.COM– Himpunan Pelajar Mahasiswa Rupat (HPMR) akan menggelar aksi besok di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau. Jum’at(9/03/2018). Aksi ini dilakukan terkait Dugaan Tindakan Koruptif dan Kolusi Dishub Provinsi Riau dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyerangan Indonesia Ferry (ASDP).

Dalam aksi ini, surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan ke Polresta Kota Pekanbaru Cabuli Kasat Intelkam. “Biasanya pihak Polresta langsung mengkonfirmasi ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau”. Tutur Koordinator Umum (Kordum) Aksi, Hengki Saputra saat dihubungi buletinaktual.com.

Lanjut Hengki, saat ini,  mahasiswa Rupat sedang mengumpulkan dan mendata mahasiswa yang bisa ikut pada aksi besok pagi. “Perkiraan massa yang dapat kami himpun sekitar 70 orang, karena pada besok hari ada juga yang masuk kuliah. Jadi, tidak bisa dihadirkan semua.” tambahnya.

Aksi ini akan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Dan akan diikuti oleh mahasiwa Rupat yang kuliah di Pekanbaru, yang terdiri dari berbagai kampus, seperti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (Uin Suska) Riau, Universitas Riau (UR), Universitas Islam Riau (UIR), dan Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Dalam aksi ini, mahasiswa diperbolehkan memakai baju kebesaran masing-masing instansi, seperti almamater, baju PDH, dan lain-lain. Dan membawa atribut HPMR,  “Itu sudah pasti, atribut-atribut dari HPMR pasti dibawa”. ujarnya.

Hengki menyampaikan harapannya kepada mahasiswa Rupat yang berkuliah di Pekanbaru, agar terus menjalankan fungsi kontrolnya untuk mengawasi kebijakan pemerintah.

“Harapan kami kepada mahasiswa Rupat yang ada di Pekanbaru untuk terus jalankan fungsi kontrolnya dalam mengawasi kebijakan pemerintah. Menjembatani keluh kesah masyarakat daerah, sehingga dengan adanya mahasiswa yang di Pekanbaru, masyarakat di kampung bisa terwakili suaranya kepada pemerintah yang ada di daerah maupun di Provinsi Riau.”

Pemerintah juga diharapkannya agar tuntutan mereka tidak hanya didengar. Namun, langsung dikerjakan dan oknum yang bermain agar ditindak tegas.

“Kepada pemerintah, kami sangat berharap sekali, apa yang menjadi tuntutan kami bukan hanya didengar tapi langsung dikerjakan dan ditindak tegas. Karena yang kami sampaikan ini merupakan jeritan hati masyarakat Rupat selama ini. Jadi kami tidak main-main.” harapannya kepada pemerintah.

“Selama nyawa masih di kandung badan, suara lantang pasti kami teriakkan. Untuk menuntut sebuah keadilan, demi Rupat Pulau impian.” tutupnya. Koordinator Umum (Kordum)-Penanggung Jawab Aksi, Hengki Saputra. (zhr)

Share.

About Author

Leave A Reply